A. Polutan di udara
Beberapa kelompok polutan/pencemar utama di udara adalah sebagai berikut:
Materi Partikulat
Materi partikulat terdiri atas berbagai partikel padat dan cair yang tersuspensi di udara. Materi partikulat berupa partikel padat biasanya disebut debu sedangkan yang berupa paartikel cair biasanya disebut kabut.
Nitrogen Oksida
Gas nitrogen oksida yang merupakan polutan di udara terutama terdapat dalam bentuk senyawa nitrit oksida (NO), Nitrogen dioksida (NO2), dan Nitrat oksida (N2O).
Sulfur Oksida
Gas sulfur oksida yang merupakan polutan utama di udara adalah sulfur dioksida (SO2). sulfur dioksida adalah gas tidak berwarna dengan bau yang kuat.
Karbon Oksida
Karbon oksida terdiri atas gas karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2). Kedua gas ini tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa.
Hidrokarbon
Hidrokarbon adalah kelompok berbagai senyawa organik yang hanya mengandung hidrogen dan karbon. sebagian besar hidrokarbon merupakan senyawa organik yang mudah menguap (volatile organic compound). Hidrokarbon di atmosfer dapat mengalami reaksi fotokimia (reaksi yang dikatalis oleh cahaya matahari) membentuk senyawa-senyawa seperti formaldehid dan peroksiasetilnitrat (PAN).
Ozon
Ozon yang terdapat di lapisan stratosfer merupakan senyawa penting yang melindungi manusia dan makhluk hidup lain dari bahaya radiasi sinar UV matahari. Namun, ozon juga dapat terbentuk dari hasil aktivitas manusia dan menjadi polutan.
Suara
Suara merambat di udara. Suara yang mengganggu dapat dianggap sebagai poluta di udara. Polusi yang disebabkan suara kita kenal sebagai polusi suara atau kebisingan. polusi suara atau kebisingan diartikan sebagai suara atau bunyi yang dapat mengganggu dan/atau merusak pendengaran manusia dan hewan.Kebisingan dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
- a. Kebisingan impulsif, yaitu kebisingan yang datangnya tidak terus-menerus.
- b. Kebisingan kontinyu, yaitu kebisingan yang datangnya secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama.
- c. Kebisingan semi kontinyu, yitu kebisingan kontinyu yang hanya sekejap, kemudian hilang, tapi kemungkinan akan terulang lagi.