Sabtu, 12 November 2011

MACAM-MACAM POLUSI

A. Polutan di udara 
Beberapa kelompok polutan/pencemar utama di udara adalah sebagai berikut: 
     Materi Partikulat 
Materi partikulat terdiri atas berbagai partikel padat dan cair yang tersuspensi di udara. Materi partikulat berupa partikel padat biasanya disebut debu sedangkan yang berupa paartikel cair biasanya disebut kabut.
     Nitrogen Oksida
Gas nitrogen oksida yang merupakan polutan di udara terutama terdapat dalam bentuk senyawa nitrit oksida (NO), Nitrogen dioksida (NO2), dan Nitrat oksida (N2O). 
     Sulfur Oksida
Gas sulfur oksida yang merupakan polutan utama di udara adalah sulfur dioksida (SO2). sulfur dioksida adalah gas tidak berwarna dengan bau yang kuat. 
     Karbon Oksida
Karbon oksida terdiri atas gas karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2). Kedua gas ini tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa. 
     Hidrokarbon
Hidrokarbon adalah kelompok berbagai senyawa organik yang hanya mengandung hidrogen dan karbon. sebagian besar hidrokarbon merupakan senyawa organik yang mudah menguap (volatile organic compound). Hidrokarbon di atmosfer dapat mengalami reaksi fotokimia (reaksi yang dikatalis oleh cahaya matahari) membentuk senyawa-senyawa seperti formaldehid dan peroksiasetilnitrat (PAN).
      Ozon
Ozon yang terdapat di lapisan stratosfer merupakan senyawa penting yang melindungi manusia dan makhluk hidup lain dari bahaya radiasi sinar UV matahari. Namun, ozon juga dapat terbentuk dari hasil aktivitas manusia dan menjadi polutan. 
      Suara
Suara merambat di udara. Suara yang mengganggu dapat dianggap sebagai poluta di udara. Polusi yang disebabkan suara kita kenal sebagai polusi suara atau kebisingan. polusi suara atau kebisingan diartikan sebagai suara atau bunyi yang dapat mengganggu dan/atau merusak pendengaran manusia dan hewan.Kebisingan dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
  • a.  Kebisingan impulsif, yaitu kebisingan yang datangnya tidak terus-menerus.
  • b. Kebisingan kontinyu, yaitu kebisingan yang datangnya secara terus-menerus dalam jangka waktu yang cukup lama.
  • c. Kebisingan semi kontinyu, yitu kebisingan kontinyu yang hanya sekejap, kemudian hilang, tapi kemungkinan akan terulang lagi.








Sabtu, 29 Oktober 2011

Membuka Usaha Kecil

1. MENGIDENTIFIKASI KARAKTERISTIK USAHA KECIL 
      A. DEFINISI USAHA KECIL 
   1.  Berdasarkan Total Aset Perusahaan 

        Pada umumnya usaha kecil hanya dikelola oleh pemiliknya yang kadang-kadang dibantu oleh keluarga dan beberapa tenaga pembantu. mereka itu mengerjakan kegiatan usahanya, bahkan sampai mengurus urusan rumah tangganya sendiri. Kemudian didalam kegiatan usahanya itu, dibantu oleh beberapa tetangga dan tenaga tetap. 
         Didalam  pelaksanaanya usaha kecil selalu menjanjikan suatu keberhasilan, kepuasan, dan banyak juga yang menghadapi kendala atau masalah. Usaha kecil dimanapun berdiri, tampaknya merupakan ladang yang subur bagi kehidupan perekonomian Bangsa dan Negara. jika demikian apa yang dimaksud dengan usaha kecil?
          Usaha Kecil adalah semua bentuk usaha berukuran kecil yang mencakup jenis usaha, sebagai berikut: 
a. Usaha Industri, maupun Usaha Non Industri (Industri rumah, industri kerajinan, jasa). 
b. Usaha yang terdapat dipedesaan, maupun dikota. 
c  Usaha yang modern, maupun tradisional. 
          
          Di Indonesia terdapat berbagai definisi yang berbeda mengenai batasan usaha kecil, diantaranya: 
A. Menurut Departemen Perindustrian 
         Melalui Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 133/M/SK/B/1979 dijelaskan bahwa:
  1. Usaha kecil adalah usaha yang mempunyai nilai investasi mesin-mesin dan peralatan, diluar gedung dan tanah, tidak lebih dari Rp. 70.000.000,00 (Tujuh Puluh Juta Rupiah). 
  2. Usaha kecil adalah usaha yang mempunyai modal keseluruhan paling banyak Rp. 100.000.000,00 (Seratus Juta Rupiah).  
B. Menurut Bank Indonesia   
          Usaha kecil adalah perusahaan industri dengan karakteristik, sebagai berikut:
  1. Modalnya kurang dari Rp. 20.000.000,00 (Dua Puluh Juta Rupiah).
  2. Untuk satu putaran (cycle) dari usahanya hanya membutuhkan uang paling banyak Rp. 5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah). 
          Definisi Usaha Kecil yang digunakan di Negara Amerika (Small Business Administration), sebagai berikut:

  • Usaha kecil adalah usaha/industri yang tidak dominan disektornya. 
  • Usaha kecil adalah usaha/industri yang mempunyai karyawan yang jumlahnya kurang dari 500 orang. 
          Karena adanya bermacam-macam definisi, sebaiknya kita tidak terikat pada definisi manapun juga. sebaiknya kita dapat merumuskan definisi yang sesuai untuk setiap kasus yang sedang dihadapi.

     2. Berdasarkan Total Penjualan per Tahun

           Kebanyakan usaha kecil tidak mau melakukan promosi, seperti perusahaan besar. Akibatnya hasil usaha perusahaan kecil kurang begitu terkenal masyarakat luas. Begitu pula omzet penjualan produknya per tahun  menurun, merugi, bahkan bisa saja gulung tikar atau bangkrut.
             Adapun definisi atau batasan usaha kecil adalah kegiatan usaha yang hasil total penjualan produknya per tahun, paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (Satu Milyar Rupiah). kriteria yang berdasarkan total aset dan total penjualan sesuai dengan perkembangan perekonomian yang diatur dengan peraturan pemerintah.
      3. Berdasarkan Status Kepemilikkan 
  • Usaha Perorangan 
  • Firma 
  • Persekutuan Komanditer (CV) 
  • Perseroan Terbatas (PT) 
  • Perkumpulan Koperasi